Liga Champion

Pada pertandingan leg 2 kemarin, AS Roma kembali kalah menghadapi MU dengan skor 1-0 di Old Trafford. Pertandingan ini diwarnai dengan performa permainan II Lupo yang buruk. Hal ini ditandai dengan melambungnya bola hasil eksekusi penalti D. De Rossi pada menit ke-30. Selain itu, operan – operan pendek AS Roma seringkali terbaca oleh pemain – pemain MU. MU sendiri lebih mendominasi permainan dan seringkali membahayakan gawang AS Roma. Tetapi untung saja ada Doni (kiper AS Roma) yang bermain baik walaupun kejebolan melalui sundulan C.Tevez pada menit ke-70.

Dalam laga pertandingan leg 2 ini, Alex Ferguson sendiri sangat meremehkan Roma. Hal ini dicerminkan melalui rotasi pemain yang tidak menurunkan pemain kuncinya, yakni CR 7 (Cristiano Ronaldo) dan Wayne Rooney. Yang dimainkan justru Pique, Park Ji Sung, Anderson, C.Tevez, dan pemain lainnya. Wah, ternyata Alex Ferguson sama saja seperti para fans MU yang terlalu meremehkan AS Roma (karena sudah menank aggregat 2-0). Padahal MU sendiri tidaklah sadar bahwa dari awal pertandingan ketika skor aggregat masih 0-0, Giallarossi sendiri sudah memberi “kemudahan” (ngefur), bermain tanpa El Capitano terhadap MU.

Kesempatan Roma “memecahkan telor” belumlah hilang. Mereka masih dapat membuktikan jati diri dengan menjuarai scudetto pada liga calcio. Di hasil pertandingan liga champion yang lain, Liverpool melibas Arsenal dengan skor agregat 5-3; Chelsea meremukkan Fenerbache (yang sempat menang pada leg pertama) dengan skor aggregat 3-2; Barcelona mengalahkan Schalke 04 dengan skor aggregat 2-0. Dengan demikian, babak semifinal liga champion kembali dihadirkan dengan pertandingan duo tim Inggris raksasa antara Liverpool dan Chelsea. Selain itu, Manchester United berhadapan dengan tim raksasa Spanyol, Barcelona. Pertandingan babak semi final ini berlangsung pada tanggal 22 April 2008.

~ oleh christansen di/pada April 12, 2008.

Tinggalkan Balasan